Odin Teatret tampil dalam pagelaran di Bentara Budaya Bali (BBB)

TEMBANG | Kelompok teater asal Denmark, Odin Teatret tampil dalam pagelaran di Bentara Budaya Bali (BBB), lembaga kebudayaan nirlaba Kompas-Gramedia di Ketewel, Kabupaten Gianyar, Sabtu.

“Pagelaran yang dirangkai dengan workshop itu mengusung tema Ave Maria,” kata staf BBB Juwitta K. Lasut yang juga penata acara tersebut.

Ia mengatakan, pementasan tersebut merupakan sebentuk ode atau persembahan bagi aktris penuh dedikasi asal Chili, Mara Cnepa yang telah berpulang.

Lakon tersebut berangkat dari puisi yang bercerita mengenai kematian, karya Antonio Verri. Dimana kematian sebagai sebentuk peringatan atas fantasi kreatif dan dedikasi seorang Mara Cnepa yang telah meninggalkan kesan setelah kepergiannya.

Lakon kenamaan baru pertama kali dipentaskan di Holstebro, Denmark, 22 Oktober 2012. Kali ini Ave Maria dilakoni oleh aktris Julia Varley sebagai hasil besutan sutradara Eugenio Barba, asisten sutradara ialah Pierangelo Pompa, dan penata musik yakni Jan Ferslev.

Sebelum pementasan juga digelar dialog dengan dengan pembicara Julia Varley, Eugenio Barba dan maestro seni tari Bali, Prof. I Made Bandem.

Kegiatan itu dimeriahkan dengan sejumlah demonstrasi yang memperagakan langsung oleh aktris, Carolina Pizarro di bawah arahan Julia Varley.

Pertunjukkan teater dan workshop oleh Odin Teatret asal Denmark merupakan pertama kali berlangsung di Bali.

Juwitta K. Lasut menjelaskan, kesempatan baik itu dapat dimanfaatkan oleh generasi muda yang tengah menggeluti dunia teater, untuk belajar langsung dari sutradara Eugenio Barba dan anggota Odin Teatret mengenai teater antropologi.

Teater antropologi sendiri digagas oleh Eugenio Barba, merupakan teater dengan pendekatan antropologi, di mana panggung berikut ekspresi para aktornya berpijak pada aneka ragam gaya dan tradisi baik kolektif maupun individual.

“Dengan kata lain, melalui pendekatan yang dikembangkan Eugenio Barba proses kreatif berteater yang dilakoni melalui tahapan kajian dan elaborasi berdasarkan pendekatan antropologi,” ujar Juwitta.

Odin Teatret – Nordisk Teater Laboratorium merupakan kelompok teater yang dibentuk pada tahun 1964 di Oslo, Norwegia, lalu berpindah ke Holstrebo, Denmark pada 1966, kemudian berganti nama menjadi Nordic Theatre Laboratory atau Odin Teatret.

Kini, teater yang telah memproduksi 76 pertunjukkan dan pentas di 63 negara, memiliki anggota berbagai negara dari tiga benua di dunia, termasuk dari Bali.




Leave a Reply