DULU, sekitar 10 tahun yang lalu. Ada duo penanyi cilik bernama Saskia & Geovany. Saskia adalah perempuan sedikit gemuk, rambut kriwil keriting dan kulit kecoklatan. Gayanya centil dan lincah. Pasca ramaja, Saskia memang seperti menghilang dan tidak tampak wira-wiri di layar kaca lagi. Menghilangkah?
Sekedar mengingatkan, Saskia melejit lewat hits 'Menabung' ciptaaan Titik Puspa. Kemudian lahirlah delapan album selanjutnya. Album barunya ini menjadi album ke-9 dari perjalanan karirnya.
Ini jawabannya! Meski tak merilis album anak-anaknya lagi, cewek kelahiran Jakarta 13 November 1989 ini rupanya tetap berlatih vokal. SASKI --kini nama itulah yang jadi merek dagangnya-- bergabung bersama Elfa Secioria. Beberapa prestasinya adalah medali perunggu Children Choir Linz Austria 2000, Solo Vokal Pelita Harapan [2000], Solo Vokal Pelita Harapan [2003].
Kini, SASKI berkemas muncul lagi di blantika musik Indonesia, Tentu saja tidak dengan mimik lucu dan pipi gembilnya, tapi SASKI --yang sudah jadi mahasiswi di salah satu universitas swasta di Jakarta-- tampil dengan atribut baru, cantik, girly, dan fresh. Semua kemasan baru itu muncul dalam album perdananya setelkah dewasa, yang dibesuT dalam kemasan album bertitel 'KESATU'.
Cewek bernama lengkap Saskia Anggun Chairunnisa ini "dirombak" total oleh Ria HD, manajer dan orang dibalik come-backnya ke dunia hiburan. Usut punya usut, Teh Ria --begitu kerapa dipanggil-- mengemas banyak strategi untuk Saski, termasuk "mengingatkan" orang ada penyanyi bernama Saskia lewat beberapa acara dewasa di banyak televisi swasta.
Album 'KESATU' ini dibuat dengan serius. "Kita persiapkan sekitar dua tahunan," jelas Ria HD ketika dihubungi TEMBANG.COM. Kesulitan lebih kepada menemukan orang yang klop dan mengerti dunia remaja dengan segala trend musikalitasnya. Akhirnya nama Thomas Ramdhan menjadi pilihan sebagai produser untuk album ini. Kok?
"Aku klop dengan Thomas. Dia ngerti dunia musik remaja dan tahu apa yang saya inginkan juga," jelas Saski yang kini terlihat lebih ramping dan putih.
Thomas sendiri bercerita, awalnya diminta oleh Teh Ria buat lagu unutk Saski. Awalnya hanya "iseng-iseng" sampai tahun 2006 silam, Thomas melihat ada potensi besar di Saksi dan akhirnya bersedia membantu dengan serius. "Tidak mudah menemukan lagu yang pas, tapi akhirnya dari ngobrol-ngobrol kita ketemu juga lagu yagn pas," sahut basis band GIGI ini kalem. Thomas yang juga punya anak remaja [dan drumer], menyebut musik untuk Saski dengan 'high school rock'. "Pokoknya musik energik, liriknya cuek dan easy going. Asik-asik sajalah," tukas basis yang sering membuat lagu untuk penyanyi lain ini juga.
Ngomong-ngomong soal album pertamanya, SASKI mengaku juga membuat satu lagu berjudul 'Ceritaku'. "Yah isinya seputar kisah remaja gitu deh," katanya centil. Menyebut nama-nama musisi yang terlibat, SASKI memang harua bangga. Sebutlah Indra Lesmana, Hendy GIGI, Iso, Coki NETRAL, dan Ari Bias, dengan senang hati membantu memberi lagu dan sentuhan musikalitasnya.
Untuk single pertama, SASKI memilih lagu '34 JAM'. Ini menarik, karena lagu ini bercerita tentang cewek yag diputusin pacarnya, "Tapi cewek itu tetap tegar, dunianya tidak berakhir dan tetap optimis," jelas SASKI yakin. Untumk single kedua, rencanya adalah 'Getar Cinta' yang berirama rock. "Mungkin mengingatkan orang pada Nicky Astria, tapi dengan sentuhan aransemen yang lebih modern," jelas Thomas lagi.
Satu hal yang diminta Thomas pada SASKI adalah jaga kualitas. "Dia harus membuktikan apa yang didengar di kaset, sama dengan live-nya," yang diangguki SASKI sambil tersenyum ringan.
SASKI yang juga sibuk sebagai bintang iklan ini, harus berani memutuskan pilihannya. Di Industri musik, SASKI menempati ruang kosong yang tidak banyak "penghuninya". Ada Sherina disana, menyeleupul Gita Gutawa, dan kini SASKI. Kalau semuanya bisa sukses, pasti generasi musik kelak akan lebih berwarna. [joko/foto: istimewa]
|