Bertahan dimasa sulit, termasuk dimasa pandemi covid, pasti dialami oleh hampir semua musisi dan artis. Tidak sedikit pula diantara mereka “banting setir” menjalani profesi lain untuk sekedar bertahan. Ada pula musisi yang tetap bertahan, sembari menjaga profesionalitas dan tetap berkarya melalui jejaring digital.

Dalam kaitannya dengan industri musik, banyak musisi akhirnya memilih merilis karya mereka melalui berbagai media perantara daring yang jamak tersedia selama ini. Salah satu kelompok musik asal Kota Bandung, Sweat The Band, baru-baru ini merilis single pertama mereka dengan tajuk “Adiksi”.

Sebetulnya, band yang digerakkan oleh Jeremy Juiloardo di posisi vokal, Juan Mikha Prasetiyo sebagai gitaris, Kevin Jonathan di bass dan Ezra Abraham sebagai keyboardis ini sudah terbentuk pada 2017 silam dan sejak itu sudah mewarnai banyak panggung musik di Kota Kembang.

Single ini, menurut Jeremy, bercerita tentang keresahan mereka dengan fenomena yang marak terjadi belakangan ini terutama di kalangan remaja. Ranah media sosial membuat banyak remaja yang akhirnya merasa memiliki kebanggaan jika mereka mengidap penyakit mental.

Dikatakan, Sweat the Band mengambil tema khusus perkara Mental Disorder.“Adiksi sendiri sebenarnya seperti kegelisahan, bisa juga kegelian kami. Sekarang kan, terutama di media sosial, banyak tuh yang merasa bangga punya mental disorder. Di lagu ini kami mengangkat tema tersebut,” ujar Jeremy. “Tetapi, kami juga menyerahkan sepenuhnya ke publik akan representasi berbeda akan laguini,” tambahnya.

Lagu yang digarap dengan gaya pop-jazzy ini diharapkan bisa menyentuh para penggemar musik tanah air. “Kami dan teman- teman berencana untuk mengembangkan tema ini dan akan menelurkan empat single lagi. Nantinya, daftar lagu ini akan dikompilasi dalam bentuk EP (Extended Player Album),” katanya seperti dilansir dalam rilis yang diterima redaksi.

Saat ini lagu Adiksi dari Sweat The Bandsudah bisa didengarkan melalui berbagai toko music digital seperti Spotify, Apple Music, Deezer, Joox dan Resso. [med/ril/tonPC/foto:istimewa]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here