Bagi yang ingin menikmati lagu sedih dan patah hati, alunan karya penyanyi Mahen mungkin perlu didengarkan. Setelah sukses dengan single “Pura-pura Lupa” Mahen menjajal skill bernyanyi melow-nya dengan merilis “It’s Okay Not To Be Okay”. Lagu yang ditulis Mahen bersama Will Mara menyajikan tempo lambat, pas untuk penghayatan bagi orang-orang yang sedang merasakan kesedihan, kekecewaan atau sakit hati.

“Aku pengen sharing ke semua orang bahwa merasakan sedih, sakit hati atau sedang tidak baik-baik saja adalah hal yang wajar dan bukan hal yang memalukan. Kadang tidak apa-apa kok untuk tidak baik-baik saja, karena kalian pasti punya caranya masing-masing untuk menyembuhkan itu. Makanya time healing aja, jangan paksa hatimu dan jangan juga untuk pura-pura kuat. Cobalah untuk mengikhlaskan dan berdamai dengan diri sendiri”, tulis Mahen dalam rilisnya yang diterima Tembang.Com.

Lagu yang digarap Mahen dan Will Mara ini berlangsung tidak lama. Setelah proses diskusi tentang lagu sendu ini dan dituangkan dalam lirik bahasa Inggris hanya memakan waktu selama 2 jam saja. “Jadi aku obrolin lirik-lirik apa yang mau aku tuangin ke lagu ini, kemudian di terjemahkan langsung sama Will. Proses enggak lama sih, mungkin kita diskusi sekitar 2 jam sampai lagu ini jadi”, ungkap Mahen.

Setelah menjadi sebuah lagu utuh dan diperdengarkan kepada sejumlah orang, ternyata mendapat respon yang sangat bagus, baik secara langsung maupun via sosial media. “Seneng banget ternyata banyak yang suka lagu ini. Kalau dibilang apakah aku terinspirasi dari Drama Korea yang sedang hits itu, walaupun sebenarnya aku belum pernah nonton serial itu. Tapi memang aku tertarik dengan kata-kata di judulnya, menurut ku ini kata-kata yang healing banget dan cocok untuk aku jadikan judul lagu”, ujar Mahen.

Bagi Mahen, ini adalah pertama kalinya ia mengeluarkan karya dalam bahasa Inggris. Bukan hal yang mudah untuknya karena ia harus menyanyikan lagu ini dengan pengucapan yang baik dan benar agar pesan dari lagu ini sampai ke hati pendengar.

“Waktu recording, aku dibantu oleh Kamga. Luar biasa banget, bener-bener diajarin bagaimana caranya pronunciation yang baik dan benar untuk mengenakkan sebuah lagu berbahasa Inggris. Demikian juga dengan penghayatan lagunya”, tutur Mahen.

Saat lagu ini akan dirilis, rupanya Mahen pun sedang berada di kondisi sedang tidak baik-baik saja. Ia dinyatakan positif Covid-19. Seperti isi lagu ini, Mahen juga merasakan kesedihan, bukan saja karena harus berjuang melawan sakit, namun juga menjadi salah satu hambatan dalam mempersiapkan perilisan lagu ini. Namun kini Mahen telah sembuh dan kembali beraktifitas seperti semula. [medPR/ril/foto:indosemar]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here