Peringkat 4 Indonesian Idol 2014, Yuka Tamada, akan merilis singel debutnya "C.I.N.T.A". Lagu ini akan diputar serentak di radio-radio seluruh Indonesia pada tanggal 22 Januari mendatang.

Yuka punya alasan tersendiri mengapa memilih untuk mengaransemen ulang lagu "C.I.N.T.A" yang pernah dipopulerkan oleh D'Bagindas tersebut. “Lagu ini buat aku unik. Bukan hanya sekedar lagu yang memang familiar, namun sejujurnya lirik lagu ini cukup kreatif, dan komposisinya bikin cepat nyantol di kepala. Sementara aku mencoba mengaransemen ulang ke dalam versi yang sedikit berbeda. Menyesuaikan karakter vokal yang aku punya,” ujar Yuka dalam siaran persnya.

Oleh Yuka, lagu yang aslinya kental dengan nuansa melayu tersebut berubah menjadi sebuah lagu dengan nuansa musik akustik jazz yang kental, namun tetap dalam komposisi yang sangat bersahabat dengan telinga penikmat musik, tanpa harus merubah karakter vokalnya. 

Kabarnya output musikal yang dipilih penyanyi kelahiran Makassar, 22 tahun silam ini bakal menjadi jembatan Yuka dalam mempersiapkan album debutnya. Nuansa Jazz siap menjadi pilihannya dalam berakselerasi di scene musik lokal. “Gak mudah mempersembahkan lagu dengan cengkok melayu yang kental, namun aku mencoba menghadirkan sesuatu yang fresh disini. Bisa dibilang, ini akan menjadi ciri aku ketika nanti pada akhirnya merilis album. Konsep lagu C.I.N.T.A bisa jadi bridging aku menuju album nanti,” lanjut lulusan SMA Dian Harapan dan Trinity College, Melbourne, Australia itu. 

Kini dengan persembahan debutnya industri musik, Yuka, siap bereksplorasi secara maksimal. Dia sangat optimis dengan experience musikal yang pernah didapatnya semasa karantina di Indonesian Idol. 

“Dengan kehadiranku ini, aku sih berharap penikmat musik menerima dengan persembahan aku ini. Aku optimis dengan langkah yang aku ambil. Support orang tua aku, label rekaman aku, teman-teman dan masyarakat, akan melecut semangat aku untuk serius dalam bermusik,” pungkas Yuka. (pr/bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here