Avip Priatna, konduktor  kenamaan Indonesia , akan menggelar acara “50 Years of Blessing” bersama The Resonanz Music Studio yang dipimpinnya pada 24 Januari mendatang di Balai Resital Kertanegara, Jakarta Selatan.

Kiprahnya di dunia paduan suara tak perlu diragukan lagi, karena Avip telah mengharumkan nama bangsa Indonesia, dengan memenangkan berbagai kompetisi paduan suara internasional sebagai konduktor  terbaik.

Tahun 2012 lalu di ajang “57 Certamen Internacional de Habaneros y Polifonia”, selain meraih predikat Konduktor Terbaik , Avip juga membawa tim paduan suaranya, Batavia Madrigal Singers, sebagai Juara Umum untuk kategori Mixed Choir dan Chamber Choir.

“Sejak berkarier di dunia paduan suara tahun 1995, hidup saya penuh berkat. Saya ingin mengungkapkan rasa syukur saya dengan menggelar acara ini, kebetulan saya baru saja merayakan ulang tahun ke-50,” ujar Avip pada saat konferensi pers di Balai Resital Kertanegara, Kebayoran Baru, Jumat (16/1/2015).

Konsistensi Avip dalam memajukan musik klasik di Indonesia patut mendapat apresiasi, terutama atas kepiawaiannya dalam menumbuhkan semangat budaya Indonesia di dalam karya-karyanya.

“Avip membuat musik paduan suara menjadi lebih bersahabat bagi para penyanyi dan penonton. Ia juga berperan mendekatkan masyarakat pada paduan suara dan musik klasik,” kata Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, yang mendukung acara tersebut.

 

Rangkaian kegiatan “50 Years of Blessing” ini telah dimulai sejak Desember 2014 lalu,  yang terdiri atas Kompetisi Komposisi Musik, Kompetisi Dirigen Paduan Suara, Pesta Paduan Suara, dan Gala Konser.  Di puncak acaranya nanti juga akan ditampilkan karya pemenang Kompetisi Komposisi dan Kompetisi Konduktor Paduan Suara.

“Saya ingin terus berbagi, memperkenalkan dan mengajak generasi muda berbakat untuk mengembangkan minat dan kemampuannya agar dapat berprestasi, tidak hanya di Indonesia, juga di ajang Internasional,” ujar Avip bersemangat.

Yang mengagumkan, seluruh peserta kompetisi paduan suara yang berasal dari berbagai universitas di Jakarta ini pernah dilatih oleh Avip, yang meraih gelar masternya dari University of Music and Performing Arts di Wina, Austria.

Di Gala Konser “50 Years of Blessing” pada 24 Januari nanti, Avip akan menampilkan 15 lagu klasik gubahannya bersama kelompok-kelompok paduan suara asuhannya. “Saya juga akan mengundang Aning Katamsi, Iswargia R. Sudarno, Farman Purnama dan Oerip Santoso. Teman-teman yang begitu istimewa dalam perjalanan hidup saya,” kata Avip.

Avip juga mengutarakan harapannya agar pemerintah memberi perhatian pada perkembangan musik klasik dan paduan suara di Indonesia. Ia mengatakan bahwa, bangsa Indonesia punya bakat dan tradisi musik yang baik, karena karya-karya musik Indonesia telah diakui di berbagai negara.

“Masalahnya di Indonesia, tempat-tempat khusus pertunjukkan paduan suara dan orkestra masih sedikit. Tapi kalau kita lihat Singapura, yang tak punya tradisi musik, pemerintahnya begitu serius membangun gedung pertunjukkan musik klasik yang megah dan memberi dukungan untuk penyelenggaraan acaranya,” kata Avip.

Menurut Avip, dengan adanya gedung pertunjukkan orkestra dan paduan suara musik klasik yang bonafide, yang setiap acaranya selalu mendapat sambutan luas masyarakat, akan mengangkat prestige bangsa Indonesia di mata internasional, karena mencerminkan intelektualitas masyarakatnya yang tinggi. [metrotv/c2]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here