Rhoma Irama bersama sembilan orang lainnya didaulat menjadi komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) Pencipta dan LMKN Hak terkait. Mereka bertugas mengamankan hak cipta di bidang musik dan atau lagu dengan masa jabatan tiga tahun. Sepuluh orang itu sudah dilantik langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, kemarin Selasa, (20/1/2015) di Aula Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta.

Tim Komisioner dibagi dalam dua kelompok. Lima orang di LMKN Pencipta adalah Rhoma Irama, James Freddy Sundah, Adi Adrian (Adi Kla Project, Imam Haryanto, Slamet Adriyadie.

Lima orang lainnya di LMKN Hak terkait, yaitu Raden M Samsudin Dajat Hardjakusumah (Sam Bimbo), Ebiet G Ade, Djanuar Ishak, Miranda Risang Ayu, dan Handi Santoso.

Berikut tugas LMKN Pencipta dan Hak terkait yang diatur di dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 29 Tahun 2014 tentang tata cara permohonan dan penerbitan izin operasional serta evaluasi lembaga manajemen kolektif.

  1. Menyusun kode etik LMK di bidang lagu dan atau musik.
  2. Melakukan pengawasan terhadap LMK di bidang lagu dan atau musik.
  3. Memberikan rekomendasi kepada menteri untuk menjatuhkan sanksi atas pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh pengurus LMK.
  4. Memberikan rekomendasi kepada menteri terkait perizinan LMK di bidang lagu dan atau musik yang berada di bawah koordinasinya.
  5. Menetapkan sistem dan tata cara penghitungan pembayaran royalti oleh pengguna LMK.
  6. Menetapkan tata cara pendistribusian royalti dan besaran royalti untuk pencipta, pemegang hak cipta, dan pemilik hak terkait.
  7. Melakukan mediasi atas sengketa hak cipta dan hak terkait.
  8. Memberikan laporan kinerja dan laporan keuangan kepada menteri.

    [bbs/c2/foto:istimewa]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here