“Semut di ujung lautan terlihat, Gajah di pelupuk mata tidak terlihat”. Pepatah itulah yang pertama kali keluar dari mulut Anji sang vokalis Drive ketika menjelaskan tentang single terbaru mereka “Akulah Dia”.

Lagu yang manjadi jagoan dari album ketiga mereka tersebut mengisahkan tentang ungkapan seorang pria yang ingin menyadarkan teman dekatnya, seorang wanita yang selalu bercerita tentang pria impian berikut segala kriteria yang diinginkannya, dan sesungguhnya dialah orang yang selama ini wanita itu cari. Sosok pria yang sesuai dengan kriteria yang di ceritakannya, seorang pria yang memilik cinta yang luar bisa, seorang pria yang akan melakukan apa saja untuk membahagiakannya, seorang pria yang berani menderita untuknya, dan seseorang pria yang sanggup memberikan segalanya. Tapi sayang sang wanita yang di cintainya tersebut masih saja menerawang dan berangan seolah sang pria idaman terletak di kejauhan tanpa sadar ada dia di sampingnya. Meskipun demikian jangan berharap lagu ini akan bernuansakan kemirisan dengan kata – kata yang memohon dan meminta seolah sang pria yang dikisahkan adalah seorang pria yang lemah.

“Akulah Dia” di buat oleh Budi (guitarist) dan Anji (vokalis) dengan lirik yang tetap “laki–laki” meskipun pada awalnya lagu ini di buat untuk penyanyi perempuan. “Akulah Dia” di balut dengan musik yang berdistorsi dan beat yang bertenaga untuk menegaskan identitas Drive sebagai group band rock yang dinamis dan energik.

 “Akulah Dia” di mulai dengan intro lagu berupa efek gitar era 90an yang dilanjutkan dengan distorsi gitar yang cukup tegas sebelum kemudian muncul suara khas Anji yang memberikan aksen british pada musik khas “American Rock” yang mereka mainkan. Setelah melewati bagian intro, sentuhan 90an hilang sama sekali karena permainan gitar Budikemudian beralih ke gaya modern rock yang tren di masa kekinian. Dan untuk melengkapi eskplorasi sound gitar yang lebih , Budi juga menghadirkan permainan gitar ala akustik pada bagian Bridge lagu. Semuanya terasa harmonis karena di ikuti oleh permainan bass dari Digo yang selaras serta tempo yang terjaga berkat permainan drum dari Adi yang tertata dengan sangat apik.

“Akulah Dia” akan menjadi anthem bagi siapa saja yang pernah merasa terabaikan dalam pengharapan cinta yang di jalaninya. (pr/bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here