DemajorsSalah satu label musik tanah air, Demajors Independent Music Industry (DIMI) merayakan ulang tahunnya yang ke-16 hari Rabu (30/3) kemarin.

Spreading quality music, itulah yang menjadi semangat kolektif dari David Karto, Adhi Djimar dan Sandy Maheswara, 16 tahun yang lalu ketika membangun Demajors. Semangat itu pula yang ditularkan kepada seluruh personel yang ada di dalam demajors hingga saat ini. Sebanyak lebih dari 500 album telah dirilis oleh demajors dengan berbagai macam genre. 

Terus berkiprah sedemikian lama bagi sebuah entitas yang mengedepankan sisi idealisme bukanlah hal yang mudah. Banyak lika-liku yang dihadapi selama perjalanan demajors. Rasa percaya terhadap apa yang dikerjakan dan passion adalah hal yang mengawal konsistensi demajors. Ketika khalayak dibombardir oleh keseragaman, Demajors meyakini bahwa menjadi berbeda bukanlah hal yang tabu. Justru menjadi sebuah nilai lebih. Ketika banyak yang meragukan sustainability industri musik, Demajors yakin bahwa musik sebenarnya adalah salah satu kebutuhan pokok dari hampir semua manusia. 

Banyak musisi dan band yang begitu mencintai musik yang mereka cipta serta mainkan, datang ke demajors dan mempercayakan karyanya untuk disebarluaskan. Hal ini membuat Demajors sepenuhnya berkomitmen memenuhi kepercayaan musisi dan berusaha keras agar musik mereka dapat dibeli oleh pencinta musik. Demajors, musisi, serta berbagai pihak melakukan upaya tanpa lelah untuk menyebarkan musik Indonesia. 

Semangat kolektif untuk menyebarkan karya musisi ini mendorong demajors untuk membuat aktivitas terobosan dan pergerakan. Mulai dari membuka pelayanan pembelian secara online melalui website www.demajors.com, mendirikan radio (www.demajorsradio.com), mencetak piringan hitam dan kaset, mengadakan acara-acara rutin seperti PopUp!Gigs dan PopUp!Showcase, hingga menjadi salah satu official partner untuk Youtube. 

Demajors juga membuka jalinan traditional distribution dengan local heroes setempat yang memiliki kesamaan semangat dan pemikiran dalam bentuk [at]demajors. Jaringan kerjasama demajors sudah tersebar di 13 kota yaitu Jakarta, Yogyakarta, Solo, Purwokerto, Surabaya, Malang, Bali, Bogor, Lampung, Batam, Padang, Pekanbaru hingga Kuala Lumpur, Malaysia. Mereka menjadi representasi demajors untuk menularkan misi demajors untuk mencintai musik karya musisi Indonesia kepada komu-nitas musik di daerah mereka. 

Demajors bersyukur banyak mimpi dan harapan demajors yang telah terlaksana dalam 16 tahun perjalanannya. Demajors juga percaya masih banyak lagi cita-cita yang memerlukan kerja keras untuk mewujudkannya. Rencana untuk menyelenggara-kan festival musik berskala nasional masih terus digulirkan demajors. Hal yang lain lagi adalah Demajors terus berusaha agar dapat segera merampungkan proyek kanal televisi online, www.demajors.tv

Kanal ini adalah pengembangan dari demajorsradio.com yang nantinya bisa menjadi kendaraan dalam mempromosikan secara lebih luas album rilisan dari demajors dan materi lain yang berkualitas milik musisi dan band dari dalam negeri. Ini merupakan kebijakan demajors dalam menanggapi perkembangan dunia digital dewasa ini. 

Demajors berharap agar mereka dapat terus berkontribusi terhadap kehidupan musik Indonesia hingga masa yang akan datang. Demajors hadir karena musik luar biasa yang dicipta dan dimainkan musisi-musisi berbakat di Indonesia. Demajors menyebarkan musik ke pencintanya untuk jadikan hidup lebih indah, lebih kreatif, lebih produktif. (pr/bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here