Armand MaulanaMeski telah menuai kesuksesan selama 22 tahun bersama GIGI, Armand Maulana tidak ingin membatasi dirinya dalam berkarya untuk musik Indonesia. Kini di tahun 2016, Armand kembali memulai proyek solo dengan merilis single pertamanya yang berjudul "Hanya Engkau Yang Bisa".
 
Bagi Armand, project solo ini adalah sebuah proyek yang berbeda dari GIGI dan sama sekali tak akan mengganggu kegiatannya bersama GIGI. Dukungan dan support pun telah diperolehnya dari personil GIGI lainnya. "Proyek solo ini sebenarnya men-service kegelisahan saya yang tak tertuangkan di GIGI. Selama 20 tahun lebih bersama GIGI, saya perlu refreshing untuk diri saya sendiri supaya saya lebih 'baru' lagi dalam berkarya di musik", jelas Armand.

Lagu "Hanya Engkau Yang Bisa" yang diciptakan baik secara musik dan lirik oleh Lale (Gitaris Maliq ‘n The Essential), Ilman (Keyboardis Maliq ‘n The Essential) dan Nino (Vokalis RAN) ini, bercerita tentang sebuah keindahan cinta. "Lagu ini liriknya tentang cinta yang indah, si cowok/cewek menyatakan kepada pasangannya kalo loe itu soulmate gue sampai kapanpun. Gue bisa kuat, dalam keadaan lemah gue bisa berdiri kembali itu karena loe", ungkap Armand tentang lagu terbarunya tersebut.
 
"Lagu ini idenya berawal dari Kang Armand, buat musiknya dia pengen agak nuansa 80/90’s gitu. Dia menyebutkan beberapa referensi yang akhirnya kita tahu seperti apa yang diinginkan Kang Armand. Untuk  tema lirik, awalnya kita agak kesulitan mengangkat itu. Karena topiknya bisa dibilang agak sedikit gak related dengan usia-usia kita. Sempet diskusi dengan Kang Armand, liriknya jangan menye-menye, kayak untuk menggambarkan ‘aku jatuh cinta’ harus bisa di-matching-in dengan figur dan usia Kang Armand juga. Untuk musik, yang mau ditonjolkan lebih ke pada musik 80/90’s sih. Kang Armand pesen banget itu, kalo bisa jangan sampai ada distorsi biar berbeda dengan lagu-lagu yang sering dibawakan oleh Kang Armand sebelumnya", ujar Nino mewakili Lale dan Ilman.

Armand memang memiliki keinginan sejak lama untuk bisa bekerjasama dengan musisi-musisi muda berbakat Indonesia di proyek solonya ini. "Buat saya, musisi itu ga ada junior atau senior, yang ada dia duluan aja keluar di kancah musik Indonesia. Makanya buat saya bekerjasama baik dengan musisi yang lebih tua dari saya maupun yang lebih muda, semuanya adalah ilmu. Tapi buat saya sekarang saya pengen bekerjasama dengan musisi yang muda-muda karena memang saya pengen refresh dari segala sudut", tutur Armand.

Selama proses rekaman pun Armand mengakui tidak menemui kesulitan, karena dirinya bersama label rekaman Trinity Optima Production sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk proyek solo ini. "Saat masuk ke project ini, saya udah menyiapkan mental dan segala macamnya. Saya itu udah pengen banget diatur, pengen di produce oleh musisi-musisi muda. Karena saya pengen kaya warna, mental saya udah siap kearah situ. Contohnya ada tehnik vokal yang saya jarang gunakan, itu baru dan jadi ilmu buat saya. Dan akhirnya jadi fresh buat saya sendiri. Ga tau ya buat orang lain, yang penting saya merasakan fresh dulu", tambah Armand.

Demikian pula dengan harapannya, agar karya terbarunya ini dapat didengar dan dinikmati seluruh masyarakat Indonesia. "Bisa didengarkan semua orang, itu harapan saya. Paling tidak, apa yang saya inginkan, bisa me-refresh diri saya, dapat masukan baru dan ilmu baru. Dan satu lagi, mudah-mudahan bisa memberikan warna baru lagi buat musik Indonesia", pungkasnya. (p/bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here