Boomerang merayakan ulang tahun ke-20 sekaligus merilis album terbarunya "Harmoni Tidak Seragam" di di kawasan lereng Gunung Merapi, tepatnya di Dusun Pentingsari, Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, Sleman, Sabtu (10/5/2014) malam lalu.

Acara ulang tahunnya dirayakan oleh para personel band Boomerang yaitu Hubert Hendry Limahulu, Farid Badjeber, Tommy Maranua dan Andy Babasdengan cara camping di lereng Merapi. Selain mereka dan tim dari label, acara tersebut juga dihadiri oleh ratusan Boomers (fans Band Boomerang) dari berbagai penjuru Indonesia dan beberapa orang dari Hongkong. 

Dalam acara yang bertema "Selaras dalam Harmoni Presisi" tersebut, Boomerang menggelar aksi menanam pohon dan menebar benih ikan di sungai. Aksi ini sebagai bentuk pelestarian alam yang diharapkan nantinya akan diteruskan oleh Boomers di seluruh Nusantara. 

Band yang dibentuk tanggal 8 Mei 1994 itu juga memberikan kesempatan kepada para boomers untuk tampil di atas panggung. Alhasil, beberapa boomers unjuk gigi menyanyikan lagu-lagu Boomerang. Para personel Boomerang pun turut naik ke atas panggung dan melakukan jamming dengan para fansnya.

Pada acara tersebut Boomerang memperkenalkan album ke-10 mereka yang berjudul "Harmoni Tidak Seragam". Penggarapan lagu di album ini dilakukan hampir setahun dengan proses jarak jauh. Karena keempat personel Boomerang tinggal kota yang berbeda, mereka mengerjakannya dengan memanfaatkan teknologi komunikasi yang telah maju.

Tema yang diusung di album ini cukup beragam, namun didominasi oleh pesan sosial. Contohnya pada lagu "Ekologi" yang isinya mengingatkan pada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan melakukan peremajaan pohon. Ada juga kritik politik yang terekam di lagu bertajuk Pin Pin Bo atau Pintar-pintar bodoh. (bbs/bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here