Mantan vokalis Seventeen, Doni, ternyata masih menyimpan "luka lama" yang belum sembuh pasca meninggalkan band yang kini sedang populer itu. Pasalnya Doni merasa Seventeen adalah ‘anak kandung’ yang ikut dilahirkan dan dibesarkannya.

“Tapi kemudian saya harus meninggalkannya. Meski sekarang ternyata lebih sukses, tapi ada perasaan yang tertinggal disana,” ujar mantan vokalis Seventeen yang berbadan gempal ini. Maklum saja, bersama Seventeen, Doni sempat menelurkan dua album [Bintang Terpilih – 2003, Sweet Seventeen – 2005] yang bisa dibilang cukup terdengar, meski tak bisa dikatakan menjulang. Apalagi, materi lagunya juga mayoritas Doni yang ngebuat.

“Warna lagu yang saya buat, sangat Seventeen ketika itu,” imbuhnya.

Meski merasa “ditinggal” Doni membantah kalau dirinya sakit hati. “Saya tidak pernah sakit hati, tapi mungkin sedikit ngenes [sedih –red],” mantan bassis EsNanas, band asal Jogja juga sebelum gabung dengan Seventeen.

Sempat menghilang dari industri yang membesarkan namanya, Doni mengaku tak benar-benar “kabur” dari musik. “Saya menjadi additional player dari beberapa band saja,” tukasnya.

Kini Doni sudah mulai melupakan band lamanya dan mengatakan siap “balas dendam” lagi. Hah? “Jangan diartikan yang negatif, karena saya ingin balas dendam lewat karya dan band yang lebih apik dan solid,” terangnya. Doni mengatakan, sedang mempersiapkan album untuk band barunya.

“Ada beberapa nama personil yang sudah dikenal, tapi ada juga yang tidak dikenal. Yang jelas, kita punya visi yang sama di musik. Semoga saja band ini bisa diterima dan menjadi besar juga,” tandasnya.

Sayangnya, Doni yang didapuk kembali menjadi bassis, bukan vokalis, masih merahasiakan nama band barunya. “Materi album sudah selesai, siap menggebraklah,” ucap Doni berteka-teki. Band apalagi ya? (PR/bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here