Sebuah prestasi membanggakan siap ditorehkan oleh Pee Wee Gaskins (PWG). Agustus nanti, band bergenre pop punk yang beranggotakan Dochi Sadega (bass), Sansan (vokal dan gitar), Reza (synth dan keyboard), Aldi Kumis (drum) dan Ayie (gitar) akan bertolak ke Jepang untuk tampil di festival rock terbesar, Summer Sonic Festival. PWG sendiri akan tampil di Island Stage pada 18 Agustus 2012.

Kesempatan tersebut bermula ketika mereka diundang untuk menonton pentas Punk Spring pada bulan Maret lalu. "Di sana dikenalin label. Mereka dikasih tahu ada band PWG. Responnya bagus," terang Dochi saat ditemui di Rolling Stone Cafe Jakarta pada Rabu, 18 Juli 2012, sore. Setelahnya PWG kemudian diberi kabar ada kesempatan untuk dapat pentas di Summer Sonic tahun 2013. Namun ternyata mendapat kabar lagi dimajukan pada tahun ini, karena masih ada spot kosong untuk band dari Asia.

Tentu hal tersebut bukanlah sekedar keberuntungan yang diperoleh band yang tahun lalu sempat menjajal panggung di Sonic Boom Festival 2011. Materi album dipelajari dengan ketat oleh penyelenggara. Tak hanya sekedar urusan musik, namun dilihat pula kemasan dan fanbase. Dochi menegaskan bahwa komunikasi tetap dijaga dengan pihak pengundang dari Jepang. Bahkan PWG memberikan mini album "You And I Going South" terbaru kepada mereka.

PWG akan bertolak ke Jepang pada 13 Agustus 2012. Sederetan rencana pun telah disusun. Pada tanggal 16 Agustus, PWG akan tampil di sebuah klub besar di Jepang, ACB Hall, di Shinjuku. Kemudian akan memeriahkan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia sehari setelahnya.

Ketika tampil di Summer Sonic Festival, di hari yang sama di panggung utama akan tampil Green Day, Franz Ferdinand, Sigus Ros, Death Cab For Cutie maupun Adam Lambert. PWG akan tampil sekitar 35 menit. Dengan persiapan hanya dua bulan, PWG mempersiapkan konsep penampilan.

Penggemar PWG di Jepang cukup banyak. Di video "Satir Sarkas" yang diunggah di Youtube penggemar dari Jepang memberikan komentar : I'm from Japan. I can't understand what they're singing. But I like PWG so freaking much. F**k the language barrier 🙂. Memang benar anggapan bahwa musik adalah bahasa yang universal bisa diterima oleh semua umat manusia.

Sebagai pemanasan sebelum ke Jepang, PWG mengadakan acara Pee Wee Road To Japan Party di Rolling Stone Cafe. Dorks (penggemar PWG) pun hadir memeriahkan suasana. Tidak hanya datang dari sekitar Jakarta, namun ada pula Dorks yang datang dari Batang, Tegal bahkan Jambi. Di kesempatan itu pula, personel-personel PWG melelang barang-barang untuk menambah uang "jajan" ketika di Jepang.

Album kedua PWG menyandang judul Ad Astra Per Aspera yang artinya menuju bintang melalui jerih payah. Memang usaha mereka untuk meraih "bintang" dilalui dengan susah payah dan berliku. Mereka pernah merasakan gelombang penolakan dari kelompok yang menyebut diri sebagai Anti Pee Wee Gaskin yang berskala nasional. "Bintang" pun diraih berupa Best Cutting Edge dari MTV Indonesia Awards tahun 2009, Best Social Media Band di penghargaan Indigo Awards, dan tahun 2012 mendapat nominasi Best Rock Album serta Best Solo, Rock Group or Duo di Anugerah Musik Indonesia.

Kini di tahun 2012 ini pula mereka menjadi band Indonesia pertama yang tampil di Summer Sonic Festival. "Kalian yang menginspirasi kita buat main. Kalau kita ga dibenci, ga mungkin kita bisa membuktikan kalau kita layak untuk bisa tampil di sini (Summersonic Fest)," ucap Dochi sembari berterima kasih kepada Dorks mau pun mereka yang membenci PWG.

[Yose/IT/foto:Yose] 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here