Jak Jazz 2014Pagelaran JAKJAZZ Festival akan kembali bergulir pada tanggal 24 November hingga 7 Desember mendatang. Tahun ini JAKJAZZ akan mengusung konsep yang berbeda dengan event-event sebelumnya.

Richard Buntario dari Broadcast Design Indonesia yang juga merupakan pihak penyelenggara bersama tokoh musik jazz nasional, Ireng Maulana menetapkan tujuan, visi dan misi yang lebih kolosal dalam konsep penyelenggaraan Jak Jazz tahun ini. Event yang awalnya di gelar pada tahun 1988 ini selama ini hanya menampilkan musisi–musisi senior baik nasional maupun internasional sementara musisi jazz yang jumlahnya ribuan di seluruh Indonesia tidak pernah mendapatkan kesempatan tampil dan menunjukkan kreatifitas di event bergengsi ini.

Karena itu dalam JAKJAZZ tahun ini, pihak penyelenggara telah menetapkan 6 konsep, yaitu : 

  • Jazz For Sale (konser indoor komersial dengan menjual tiket)
  • Jazz For Public (konser gratis untuk masyarakat umum)
  • Jazz For Charity (kegiatan amal di sela–sela konser)
  • Jazz For Education (edukasi musik jazz ke masyarakat)
  • Jazz For Expo (memberikan kesempatan pada musisi-musisi tradisional berkolaborasi dengan musik jazz)
  • Jazz For Community (konser komunitas jazz)

Rangkaian event JAKJAZZ ini akan berlangsung selama 14 hari di 20 lokasi yang tersebar di wilayah DKI Jakarta. Baik itu di kafe-kafe besar, mall, kampus maupun beberapa lokasi pilihan lainnya. Rencananya pembukaan akan diadakan di Taman Ismail Marzuki (TIM) dan penutupannya akan diadakan di Monumen Nasional (Monas) 

Hingga saat ini pihak penyelenggara belum mengumumkan siapa saja artis yang akan tampil maupun harga tiket gelaran JAKJAZZ 2014 ini. Untuk informasi lebih jauh silahkan kunjungi situs resminya di http://www.jakjazz2014.com/ atau follow akun twitter @jakjazz2014. (bbs/bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here