Kelompok musik “Payung Teduh” kembali unjuk gigi dengan meluncurkan single baru bertajuk “Suar”. Sebelumnya, bulai Mei lalu, band ini telah meluncurkan “Renung”. Suar diciptakan oleh Alejandro Saksakame yang sekaligus menulis Liriknya. Sementara Mixing dan Mastering oleh Wendy Arintyo dari Als Studio. Lagu ini di-Produseri dan didistribusikan di bawah label Payung Teduh sendiri.

Seperti dilansir dalam rilisnya yang diterima tembang.com, Suar mengandung filosofi ; panggilan seseorang untuk memuji sang Penciptanya.”Lewat lagu ini juga, Payung Teduh ingin memberikan sebuah pengingat bahwa manusia merupakan makhluk yang tidak sempurna, itulah kenapa arah hidup yang lebih baik terkadang perlu diingatkan kembali dalam sebuah isyarat atau Suar tadi,” jelas Payung Teduh.

Lagu dibawakan dengan slow mendayu dengan vokal Marsya Ditia yang bening. Iringan musik khas Payung Teduh juga masih “asik” untuk dinikmati. Dominasi nada-nada seperti trumpet dan kontra bass memang menjadi ciri Payung Teduh, karena mudah untuk dikenali kembali sepeninggal vokalis terdahulu, Mohammad Istiqamah Djamad, atau yang lebih dikenal dengan “Is”.

Berbeda dengan single sebelumnya, Renung, yang dibawakan dengan tempo lebih cepat, Suar hadir dengan simplifikasi musik khas Payung Teduh. Tema lirik dan musik yang disodorkan lebih sederhana dan sangat mudah dikenali.

Lagu ini bisa menjadi penanda bahwa Payung Teduh masih akan menjawab kerinduan para penikmat musik yang selama ini telah lama menantikan karya terbaru Payung Teduh. Melalui ‘Suar’, Payung Teduh juga sekaligus menegaskan akan selalu produktif dan rutin akan merilis karya-karya terbarunya di masa mendatang. [med/ril/t02/foto:payungteduh]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here