Label yang menaungi band Wali, Nagaswara, gusar atar pembajakan lagu milik Wali di Malaysia. Kabarnya, akibat tindakan tak bertanggung jawab itu mereka dirugikan hingga Rp. 10 miliar.

Rahayu Kertawiguna, pemilik Nagaswara mengaku tak pernah memberikan ijin kepada First Hero.SDN.BHD, label rekaman yang berlokasi di Kuala Lumpur untuk mengedarkan lagu-lagu Wali dalam versi dangdut. Nagaswara juga sudah mengeluarkan surat teguran kepada label yang bersangkutan lewat perwakilannya di Malaysia.

Tak hanya pihak label, protes keras juga disuarakan oleh fans Wali yang sempat berdemo di Kedubes Malaysia hari Rabu (28/10) lalu. Protes ini dilakukan bukan semata persoalan kerugian secara keuangan saja, melainkan persoalan harga diri bangsa.

Menurut manajer Wali, Aji, dua buah lagu Wali yang dibajak adalah "Cari Jodoh" dan "Emang Dasar". Lagu-lagu itu diaransemen ulang ke lagu dangdut dan dimasukkan ke dalam album kompilasi bersama lagu lainnya, kemudian dijual secara resmi di Malaysia dengan harga RM 14.00.

Dalam VCD Karaoke yang berjudul Concert Live Show: Palapa Super Rock Dhangdhut Berandal Tua itu juga terdapat lagu "Bete" milik Dewiq. Ada juga lagu Payung Hitam yang dipopulerkan oleh Iis Dahlia. (okezone/bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here