Beranda Artikel Berita Musik Ahmad Dhani Dirikan Sekolah Musik

Ahmad Dhani Dirikan Sekolah Musik

37

Pentolan band "Dewa 19", Ahmad Dhani, membuka sekolah musik bertitel "Ahmad Dhani School of Rock" (Adsor) di Semarang bekerja sama dengan Sekolah Musik Purnomo Semarang. "Kami menggandeng musisi Ahmad Dhani untuk bersinergi di dunia pendidikan musik," kata Pimpinan Adsor Purnomo Semarang Peter Purnomo usai peresmian sekolah musik itu di Semarang, Selasa.

Sekolah musik yang dinamai Adsor Purnomo Semarang itu menjadi Adsor yang ke-13 setelah sekolah musik serupa dibuka di sejumlah kota, seperti Solo, Yogyakarta, Makassar, Palembang, Batam, dan Jakarta.

Dikatakan Peter, siswa yang bersekolah di Adsor tidak serta-merta akan dijadikan musisi beraliran rock. Nama rock yang ada pada "judul" sekolah itu hanya merupakan spirit semangat saja. " Rock yang dimaksud merupakan sebuah "spirit", yakni sebuah kekuatan untuk menekuni suatu bidang, seperti musik dengan lebih bersemangat, penuh kekuatan, dan tidak bersifat lembek," ujar Peter.

Nantinya, kata dia, para murid yang belajar di sekolah yang dahulu bernama Sekolah Musik Purnomo itu akan dibagi dalam berbagai kategori, minimal mulai usia 3,5 tahun di kategori "kids program".

Purnomo menjelaskan Adsor Purnomo Semarang didirikan karena kesepahaman visi dan misi antara Ahmad Dhani dan Peter sebagai pemilik yakni memberikan pembelajaran musik secara holistik kepada para calon musisi.

Ditambahkan Peter, Adsor Purnomo Semarang nantinya akan mengajarkan berbagai pilihan jenis musik, mulai pop, rock, jazz, klasik, hingga mandarin dengan berbagai pilihan, seperti gitar, piano, bass, dan vokal.

"Siapa pun bisa bergabung di sini (Adsor Purnomo Semarang, red.), mulai anak usia 3,5 tahun hingga tidak terbatas usianya. Tentunya, pembimbingan musik disesuaikan dengan usia," kata Peter.

Sementara itu, Ahmad Dhani mengatakan bahwa konsep pembelajaran musik di Adsor memang dirancang seimbang sehingga murid tidak hanya mengerti satu jenis alat musik, tetapi beberapa alat musik sekaligus.

"Saya adalah musisi yang hampir serba bisa, sehingga saya harap murid-murid Adsor juga seperti itu. Murid piano misalnya, akan diajari `basic` permainan gitar, drum, dan bass, demikian sebaliknya," katanya.

Dengan pemahaman lebih dari satu jenis alat musik meski tidak harus menjadi ahli, kata Dhani, setidaknya para murid yang menjadi musisi bisa menuangkan ide-ide bermusiknya dari berbagai alat musik.[ant/It1/foto:istimewa]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here