Band yang populer dengan tembang PUSPA, ST 12, mengungkapkan keprihatinan atas meninggalnya dua penggemar saat mereka konser di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (18/1) lalu. Hal itu diungkapkan manajer ST 12, Bibit, setelah ST 12 mengisi sebuah acara di Studio Anteve, kawasan Cawang, Jakarta Timur, Kamis (20/11).

Bibit mengharapkan peristiwa seperti itu tak akan terulang lagi di masa mendatang. "Dengan peristiwa penusukan yang menyebabkan kematian kedua penggemar ini, pihak ST 12 turut berbelasungkawa dan akan memberikan bantuan secepatnya kepada pihak keluarga korban di Banjarmasin," kata Bibit memberi penjelasan soal bantuan yang sempat dipertanyakan.

Mengenai besaran dan bentuk bantuan yang akan diberikan, katanya, secepatnya akan dibahas. Ia mengaku ST 12 sendiri baru mengetahui peristiwa ini setelah tiba kembali di Jakarta dan mendapat kabar pemberitaannya pun dari media televisi.

"Kita dari ST 12 turut mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya dan juga berharap semoga tidak ada korban lagi dan tidak ada kejadian serupa di waktu yang akan datang," imbuh gitaris ST 12, Pepeng. (republika/bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here