Kabar menyedihkan bagi penikmat musik, terutama di Jakarta, karena  toko penjualan kaset dan CD "Aquarius" di Jl Mahakam Blok M ditutup. Seperti diketahui, Aquarius sudah dikenal sejak era 70-an dan jadi tempat "nongkrong"nya para pecinta musik Indonesia yang ingin "hunting" mencari album dari band kesayangan. Tidak hanya itu, bagi mereka yang ingin menonton konser-konser di Indonesia, Aquarius juga sebagai tempat penjualan tiket.

"Aquarius merupakan tempat gue hunting kaset-kaset lawas, karena disana koleksi-nya lumayan lengkap," ujar Sapta, salah seorang penikmat musik di Jakarta kepada Cinmi.Com, Jumat (06/12).

Berita ditutupnya Aquarius juga membuat kaget pengamat musik Bens Leo. Seperti dilansir liputan6, Leo. Bens Leo mengaku tak percaya Aquarius Mahakam akhirnya gulung tikar.

"Bagi saya ini sangat mengejutkan. Karena setahun lalu, saya dengar dari Pak Suryoko, pemilik Aquarius, dia bilang, satu-satunya toko CD yang akan dipertahankan, ya Aquarius Mahakam ini," kata Bens Leo.

Bahkan, menurut Bens Leo, Aquarius Mahakam bisa dibilang  menjadi saksi sejarah bagi perkembangan musik Indonesia. Karena dari toko ini, telah tercatat perkembangan musik Indonesia sesuai dengan zamannya.

"Aquarius Mahakam ini sangat bersejarah, karena sebelum Aquarius Pondok Indah, ya di Mahakam dulu. Tempatnya sangat strategis, tempat nongkrong anak muda, CD lagu baru dan lama semua ada di situ. Saat itu, ketika kaset dan CD masih sangat digemari, toko ini seakan menjadi istana. Bicara toko CD, ya Aquarius Mahakam," kata Bens Leo.

Pengamat musik yang juga mantan wartawan itu mengkhawatirkan, ditutupnya  Aquarius Mahakam bisa menjadi lonceng kematian model distribusi fisik album musik. [bbs/tir/foto:istimewa]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here