Band asal Manado, Sinbad, berharap bisa mengikuti langkah Peterpan yang mengecap sukses karena menggunakan nama superhero sebagai nama band. Band beranggotakan Sandy Patria (vokal), Andro (gitar), Joe (gitar), Jerry (bass), Steven (keyboard) dan Tian (drum) bahkan sangat percaya diri untuk hijrah ke ibukota dan meraih tempat yang dulu pernah menjadi tahta Peterpan.

"Berharap sih kita bisa menggantikan nama pahlawan dengan pahlawan yang lain, yaitu Peterpan dengan Sinbad, namun kita di sini sih lebih menekankan pada filosofi yang ada pada nama Sinbad, yaitu 'Sin' yang berarti dosa dan 'Bad' yang berarti buruk, jadi kami ingin memberitahu kepada masyarakat kalau dosa itu ya gak baik," ujar Sandy.

Tak hanya mengandalkan nama, secara musikalitas, band yang sebelumnya telah merajai percaturan musik di Manado dan sekitarnya ini bisa dibilang lebih matang daripada band-band yang belakangan ini muncul. Mengusung musik pop rock yang notabene bisa dibilang keluar dari mainstream musik sekarang yang melayu total, Sinbad telah berhasil membawa dirinya untuk tetap disukai oleh para pecinta musik di sana.

"Di kota asal, lagu-lagu kami udah berada di puncak chart, dan itu gak memakan waktu lama, cuman seminggu untuk meraih dan 3 bulan bisa bertahan. Lebih dari 1.000 CD yang kita jual secara indie pun laku keras," lanjut Sandy bangga.

Bernaung di Nagaswara Record, band ini pun tengah bersiap untuk meluncurkan single Cerita Aku dan Sahabat pertengahan Desember tahun ini. Dan selanjutnya mini album pun tengah digodok untuk menunjang eksistensi mereka. (kapanlagi/bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here